Jumat, 02 Mei 2014

Untuk Mama

Ma . . .
Mengapa aku seperti ini?
Mengapa aku benci dibentak?
Mengapa aku terlalu kekanakkan... seperti anak kecil
Mengapa aku membencinya?
Benci tapi sebenarnya sayang..

Aku menangis setiap kali dibentak..
Aku selalu menyalahkan keadaan setiap kali dibentak..
Aku selalu menggerutu setiap kali dibentak..
Aku selalu mengurung diri setiap kali dibentak..

Meski aku tau sebenarnya ada rasa sayang dibalik itu,
tapi hatiku gemetar tiap kali mendengar gertakan
yang memanggil namaku..
Seperti ada sepercik api yang siap menyambarku..

Susah membuat diriku menjadi penyabar..
Membuat lapisan baja mengelilingi hati
supaya tahan percikan api.. emosi
Aku bisa apa dengan emosi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar